Karpet Merah untuk Kaesang Pangarep

ADVERTISEMENT

Karpet Merah untuk Kaesang Pangarep

Elvan Sutrisno - detikNews
Kamis, 26 Jan 2023 11:23 WIB
Kaesang pangarep ditemui di Balai Kota Solo, Senin (24/10/2022).
Foto: Kaesang Pangarep (Tara Wahyu NV/detikJateng).
Jakarta -

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, tertarik masuk dunia politik. Sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan Kaesang ingin terjun ke kontestasi Pilkada. Keinginan Kaesang langsung direstui keluarga dan karpet merah pun datang dari banyak partai politik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyebut Kaesang punya privilege khusus. Banyak parpol diprediksi siap mengusung Kaesang di kontestasi Pilkada.

"Status sebagai anak presiden tentunya bikin Kaesang punya privilege politik yang tak dimiliki yang lain. Pastinya banyak partai yang tertarik mengusung maju," kata Adi kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Benar saja, PKB langsung bersiap memberi kesempatan Kaesang masuk panggung politik. Bahkan langsung mempersilakan Kaesang menjajal kontestasi Pileg.

Tak hanya PKB, Golkar pun langsung menggelar karpet merah untuk Kaesang. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno bahkan berspekulasi Kaesang bakal gabung partainya.

"Saya denger mau masuk Gerindra ya? Saya hanya baca-baca tapi," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Sandi menyambut baik jika Kaesang tertarik ke dunia politik. Pasalnya generasi milenial dan generasi Z tak boleh apatis terkait politik. Oleh karena itu, kehadiran Kaesang dinilainya akan memberi warna baru dalam politik Indonesia.

"Tapi ini yang sebetulnya kita harapkan anak-anak muda karena populasi kita ini mayoritas generasi milenial dan generasi z dan politik ini juga jangan sampai kalangan muda apatis terhadap politik, justru mereka harus mengambil peran," ujarnya.

Pandangan berbeda muncul dari Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Ia menilai semua individu memiliki hak untuk mencalonkan dan dicalonkan. Namun proses politik, menurut Mardani, perlu asas keadilan. Kehadiran Kaesang di kontestasi politik dikhawatirkan dibarengi dengan privilege sebagai anak Presiden.

"Bagus dibuat aturan, keluarga inti Presiden dilarang dicalonkan untuk jabatan publik yang menggunakan mekanisme pemilihan publik. Baik agar sistem berjalan dan adil bagi semua orang," katanya.

Simak Video: Kaesang Minat ke Politik, Golkar Siap Buka Pintu

[Gambas:Video 20detik]



(van/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT