NasDem Tepis Poster 'Restorasi untuk Anies Menuju Negara Islam' Terkait 212

ADVERTISEMENT

NasDem Tepis Poster 'Restorasi untuk Anies Menuju Negara Islam' Terkait 212

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 14:00 WIB
Logo Nasdem - 2019
Logo Partai NasDem (Foto: Redaksi)
Jakarta -

Beredar selebaran dengan logo Partai NasDem yang dikaitkan acara Reuni 212 di Masjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur. NasDem memastikan selebaran tersebut hoaks dan menyatakan tidak pernah terikat dengan acara 212.

Seperti dilihat detikcom, ada beberapa poster kegiatan Reuni 212 yang dikaitkan dengan Partai NasDem. Poster-poster tersebut mencantumkan logo NasDem dan wajah Anies Baswedan hingga Surya Paloh.

Salah satu poster tersebut berbunyi, 'Restorasi Umat Islam Munajat untuk Anies Baswedan Menuju Negara Islam'. Poster tersebut mencantumkan lokasi acara Reuni 212 pagi tadi di Masjid At-Tin, Jakarta.

NasDem: Hoaks

Ketua DPP NasDem Willy Aditya menyesalkan poster-poster yang mengaitkan Partai NasDem dengan poster bernarasi restorasi menuju negara Islam. Pihaknya menyayangkan praktik propaganda masih terus dilakukan.

"Merespons selebaran yang mengatasnamakan Partai NasDem dengan tajuk 'Restorasi Umat Islam Munajat untuk Anies Baswedan Menuju Negara Islam', kami menyatakan penyesalan dan rasa sayangnya. Penyesalan karena praktik yang tidak mencerdaskan ini masih saja terus dilakukan. Menyayangkan karena lagu lama semacam itu masih saja terus didendangkan," kata Willy dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022).

Willy mengatakan NasDem tidak pernah terlibat dengan kegiatan seperti yang tertera di poster tersebut. NasDem pun tidak pernah memberikan persetujuan terkait penyertaan logonya di poster.

"Partai NasDem tidak pernah terlibat dalam aktivitas dan acara sebagaimana yang dihasutkan di dalam poster undangan tersebut. Partai NasDem tidak pernah memberi persetujuan dan kesepakatan atas pencantuman logo dan foto pimpinan partai dalam selebaran atau poster tersebut," kata Willy.

Willy mengatakan partainya tidak pernah memberikan tempat bagi perilaku yang bertentangan dengan nilai perjuangan NasDem. Dia menyerukan semua pihak untuk menghentikan praktik kebencian.

"Partai NasDem tidak memberi tempat bagi setiap perilaku yang bertentangan dengan asas dan nilai-nilai yang diperjuangkan Partai NasDem," ucapnya.

"Menyerukan pada semua pihak untuk menghentikan praktik-praktik yang dialasi oleh praktik politik kebencian serta semburan dusta (hoaks). Bangunlah propaganda yang mencerdaskan kehidupan bangsa, dan hentikan segala praktik yang membodohi anak bangsa ini," imbuh Willy.

Lihat juga Video: Habib Rizieq Tak Mau Ikut Demo, Ogah Masuk Penjara Lagi

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT