Siapa Capres Koalisi Gerindra-PKB yang Akan Diumumkan Akhir Tahun?

ADVERTISEMENT

Siapa Capres Koalisi Gerindra-PKB yang Akan Diumumkan Akhir Tahun?

Firda Cynthia Anggrainy, Brigitta Belia - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 11:53 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) saat deklarasi koalisi antara Partai Gerindra dan PKB dalam Rapimnas Gerindra di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). Partai Gerindra dan PKB secara resmi menyatakan berkoalisi untuk pemilu 2024. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym.
Deklarasi koalisi Gerindra-PKB (Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Jakarta -

Koalisi Gerindra-PKB akan mengumumkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam waktu dekat. Pengumuman itu akan dilakukan setidaknya antara akhir atau awal tahun depan.

"Saya kira antara akhir atau awal tahun, itu saya kira batas yang baik," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Diserahkan ke Ketum Gerindra dan PKB

Muzani mengatakan saat ini Koalisi Gerindra-PKB menyerahkan urusan penentuan capres dan cawapres kepada kedua ketum parpol yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Menurutnya, mereka belum membicarakan figur capres dan cawapres yang bakal diusung di 2024.

"Seperti yang saya katakan tadi bahwa Pak Prabowo adalah calon presiden dari Partai Gerindra, Pak Muhaimin adalah calon presiden dari PKB, keduanya saling mengikatkan diri dalam kerja sama politik antara Gerindra dan PKB untuk memutuskan siapa calon presiden dan siapa calon wakil presiden dari koalisi Gerindra dan PKB," katanya.

"Sampai sekarang koalisi ini belum bicara soal siapa calon presidennya dan siapa calon wakil presidennya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Muzani menyebut figur paling kuat yang dianggap dapat mendampingi Prabowo adalah Cak Imin. Namun, Muzani menegaskan urusan penentuan sosok capres dan cawapres telah diserahkan kepada Prabowo dan Cak Imin sebagai ketum dari kedua parpol itu.

"Begini, ini kan koalisi Gerindra dan PKB, saya berkali-kali ngomong di tempat ini juga mengatakan bahwa, yang paling berpeluang untuk mendampingi Pak Prabowo itu sesungguhnya ya Pak Muhaimin. Karena Pak Muhaimin adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berdaulat atas dirinya sendiri," ujarnya.

"Antara PKB dan Gerindra sudah memikirkan, tetapi sekali lagi ini harus dibicarakan oleh kedua tokoh yang namanya Prabowo dan Muhaimin," lanjut dia.

Tunggu Partai Tambahan

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyinggung soal sosok calon presiden (capres) dari koalisi Gerindra dan PKB. Cak Imin menyebut deklarasi capres Gerindra dan PKB masih menunggu partai tambahan yang akan bergabung ke koalisi.

"Kita sedang menunggu perkembangan dialog dengan partai-partai tambahan sekaligus menyiapkan diskusi yang lebih matang soal sistem. Kerja dari koalisi moga-moga semuanya lancar," ujar Cak Imin di Gedung DPP PKB, Jl Raden Saleh Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Siapa partai tambahan yang dimaksud Cak Imin? Saat ditanya apakah partai tambahan itu PDIP, Cak Imin tidak mengiyakan atau membantah.

"Pokoknya kita kasih tahu pada akhirnya," ujar Cak Imin.

(eva/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT