Anies Gabung NasDem Usai Diusung Jadi Capres? Ini Jawaban Surya Paloh

ADVERTISEMENT

Anies Gabung NasDem Usai Diusung Jadi Capres? Ini Jawaban Surya Paloh

Eva Safitri - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 11:25 WIB
Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung di Pilpres 2024. (YouTube NasDem TV)
Foto: Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung di Pilpres 2024. (YouTube NasDem TV)
Jakarta -

Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung di Pilpres 2024. Apakah kemudian Anies akan gabung NasDem?

"Bung Anies apakah masuk NasDem atau nggak? Ada yang tanya ini. Terserah Bung Anies saja," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam jumpa pers di NasDem Tower di kawasan Menteng, Senin (3/10/2022).

"Masa kita bilang jangan masuk NasDem? Atau kita bilang sebaiknya harus masuk NasDem? Dua-dua (opsi itu) nggak ada sama kita," tambahnya.

Surya Paloh mengatakan pilihan untuk gabung NasDem tersebut seutuhnya ditentukan Anies. Dia hanya ingin memastikan Anies terus membangun Indonesia.

"Itu yang menentukan Bung Anies saja. Saya katakan tadi, kawan-kawan kan dengar, kepentingan bangsa di atas kepentingan partai ini. Ya konsisten saja di situ," ucap dia.

Surya Paloh mengatakan NasDem tak menganggap isu Anies gabung partai bukan yang terpenting. Dia mengatakan tak bisa menekan Anies gabung atau tidak bergabung dengan NasDem.

"Tapi Bung Anies mau masuk, tapi kita larang, ini ketua umum apa ini? Salah juga," ujarnya.

"Jadi itu bukan menjadi isu, istilahnya bukan menjadi the important isu bagi NasDem. Anies mau NasDem kek, nggak masuk NasDem, yang penting Anies konsisten membangun bangsa ini," sambungnya.

NasDem Usung Anies Jadi Capres

Hari ini, NasDem mengumumkan Anies sebagai capres yang akan diusung di Pilpres 2024. Paloh mengatakan NasDem memilih Anies karena sebagai pilihan terbaik.

"Inilah kenapa akhirnya NasDem melihat seorang sosok Anies Rasyid Baswedan. Kami mempunyai keyakinan pikiran-pikiran dalam perspektif baik secara makro maupun mikro sejalan," kata Paloh.

"Kenapa Anies Baswedan, jawabannya adalah why not the best," tambahnya.

(jbr/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT