Waketum PPP: Anies Salah Satu Capres yang Diusulkan Akar Rumput

ADVERTISEMENT

Waketum PPP: Anies Salah Satu Capres yang Diusulkan Akar Rumput

Dwi Rahmawati - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 19:06 WIB
Anggota Komisi III DPR yang juga Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani hadir di acara Hoegeng Awards 2022, Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Foto: Waketum PPP Arsul Sani. (Firda/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, bicara mengenai nama yang diusulkan akar rumput partainya untuk diusung menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Salah satu nama yang diusulkan yakni Anies Baswedan.

"Kita tahu Pak Anies itu termasuk salah satu sosok yang di PPP, di akar rumput PPP itu satu dari sejumlah nama yang diusulkan. Bukan satu-satunya nama," papar Arsul Sani di Grand Paragon Hotel, Jakarta Barat, Minggu (25/9/2022).

Asrul mengatakan PPP terbuka dengan usulan para kader. Namun ditegaskannya, untuk saat ini PPP belum menentukan siapa sosok yang akan diusung menjadi capres di 2024.

"PPP dalam konteks sebagai partai belum mengusulkan siapa paslon capres dan cawapres yang akan diusung. Tetapi PPP sebagai partai yang bottom up. Artinya, kami memberikan ruang kepada para kader, pengurus mulai dari tingkat bawah sampai ke atas itu untuk menyampaikan usulan dan mengekspresikan dukungannya itu silahkan saja," kata Asrul.

Arsul juga bicara mengenai Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-1 Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta. Dia tidak mempermasalahkan jika Anies datang ke acara tersebut. Menurut Arsul hal itu wajar lantaran Anies masih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Itu monggo aja, apalagi Pak Anies masih Gubernur, ya wajar aja datang. Gitu dong. Maka di dalam forum-forum permusyawaratan PPP. Misalnya teman-teman daerah itu mau mengundang siapa saja tokoh, bahkan yang disebut-sebut sebagai capres itu tidak kita larang," kata Asrul.

"Itu boleh-boleh saja, nggak kita larang. Dan itu bisa jadi antara satu daerah dan daerah lain beda-beda. Jadi itu silahkan saja, dan saya kira teman-teman itu juga tidak akan bersifat eksklusif," pungkasnya.

Simak juga Video: Terpopuler Sepekan: Heboh Tabloid Anies, Putin Ancam Gunakan Nuklir

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT