ADVERTISEMENT

Ngaku Dapat Arahan Ganjar, GP Mania Tunda Deklarasi 'Dewan Kopral'

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 15:44 WIB
Relawan Ahok dari komunitas Batman Immanuel Ebenezer
Imanuel Ebenezer. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kelompok relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) menginstruksikan anggotanya untuk menghentikan wacana 'Dewan Kopral'. Ketua GP Mania Imanuel Ebenezer (Noel) mengaku mendapat arahan dari Ganjar agar tidak melakukan manuver politik agar situasi tenang dan kondusif.

"Kita ikuti arahan beliau, meski sebenarnya pembentukan 'Dewan Kopral' inisiatif dari teman-teman karena merasa tertantang oleh gerakan 'Dewan Kolonel'. Tidak ada arahan dari beliau, jadi kami tunda dulu sampai benar-benar ada keputusan dan arahan berikutnya," kata Noel dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

Menurut Noel, 'Dewan Kopral' berisi para relawan dari kalangan lintas profesi yang menginginkan capres prorakyat. 'Dewan Kopral' tidak bermaksud bermanuver untuk menandingi 'Dewan Kolonel', apa lagi dianggap sebagai ancaman.

"Ya kita patuh lah. Ikut arahan beliau. Saat ini GP Mania hanya akan fokus untuk konsolidasi," ucapnya.

Noel mengungkap GP Mania tengah sibuk untuk membangun jaringan di 33 provinsi sampai tingkat desa dan kelurahan. Sebagian wilayah itu sudah deklarasi dan akan dituntaskan tahun depan.

"Anggota kami sudah tak sabar untuk bergerak. Tapi saya sudah arahkan agar menunggu momentum tahun depan. Biar suasana politik tidak mudah panas dan Presiden Jokowi bisa menyelesaikan pemerintahannya dengan baik," tegasnya.

Noel sebelumnya menyebut akan membuat tandingan 'Dewan Kolonel' dengan membentuk 'Dewan Kopral' untuk mendukung Ganjar maju sebagai capres. Anggota DPR RI Fraksi PDIP Junimart Girsang merespons santai munculnya 'Dewan Kopral'.

"Saya justru nggak tahu kok 'Dewan Kopral'. Silakan saja," kata Junimart di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9).

Lihat juga video 'Relawan Bentuk Dewan Kopral Tandingi Dewan Kolonel, Ganjar: Tahan Diri':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT