ADVERTISEMENT

Ganjar Anggap 'Dewan Kopral' Tandingi 'Dewan Kolonel' Puan Hanya Candaan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 18:26 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menghadiri rapat koordinasi kepala daerah dari PDIP. Ganjar hadir mengenakan baju merah dengan lambang banteng di dada.

Rapat koordinasi kepala daerah seluruh Indonesia dengan tema Kebijakan Pembangunan Trisakti dibuka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Kamis, (22/9/2022). Hasto di podium didampingi jajaran DPP seperti Tri Rismaharini, Said Abdullah, Komarudin Watubun dan Mindo Sianipar.
Ganjar Pranowo saat mengikuti rapat koordinasi kepala daerah PDIP. (Dok. PDIP)
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak menahan diri usai munculnya 'Dewan Kopral' yang dibuat relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) untuk menandingi 'Dewan Kolonel' pendukung Puan Maharani. Ganjar menganggap 'Dewan Kolonel' dan 'Dewan Kopral' hanya candaan.

"Saya minta semuanya bisa menahan diri," kata Ganjar di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Ganjar menerangkan 'Dewan Kopral' itu hanya candaan politik semata. Dia pun meminta publik untuk tidak merespons serius candaan tersebut.

"Tadi Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) sudah menyampaikan mungkin itu hanya candaan-candaan jadi publik tidak perlu merespons ya," katanya.

Ganjar mengungkap urusan calon presiden sejatinya menjadi wewenang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bila semua sudah ditentukan, Ganjar meminta seluruh relawan maupun pendukung bisa berkolaborasi agar demokrasi berjalan baik.

"Toh penentuan soal copras-capres kan kalau PDIP itu urusan ketua umum, yang kedua yang menentukan juga partai, kalau sudah ditentukan ya saya kira semua relawan dari pendukung siapa pun kan bisa kolaborasi, tahan diri, edukasi publik agar semuanya ya demokrasinya dewasa," ujar Ganjar.

Diketahui, anggota Fraksi PDIP membentuk 'Dewan Kolonel' sebagai dukungan kepada Puan Maharani. Ketua relawan Ganjar Pranowo Mania Immanuel Ebenezer atau Noel, akan membuat tandingan dengan membentuk 'Dewan Kopral'.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT