Poyuono: Sandiaga Pengkhianat Ingin Jadi Capres PPP, Gerindra Harus Pecat!

ADVERTISEMENT

Poyuono: Sandiaga Pengkhianat Ingin Jadi Capres PPP, Gerindra Harus Pecat!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 21:56 WIB
Jakarta -

Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai Sandiaga Uno telah melakukan pengkhianat kepada Gerindra karena telah bersedia maju sebagai capres dari PPP. Poyuono mengatakan Sandiaga harus dipecat dari Gerindra.

Hal itu disampaikan Poyuono dalam diskusi Adu Perspektif dengan tema 'Siasat 2024: Dari Berkuda hingga Upaya Kudeta' yang tayang di detikcom, Rabu (7/9/2022). Awalnya diskusi membahas terkait pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa yang menilai Ketua DPP PDIP Puan Maharani bermimpi jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto akan jadi cawapres pendamping Paun.

Direktur Eksekutif Indostrategic A Khoirul Umam menilai pernyataan Desmond itu sebagai mitigasi agar Gerindra tidak punya masalah dengan PKB usai agenda berkuda Puan dengan Prabowo. Khoirul Umam menilai PKB patut cemburu dengan pertemuan Prabowo dan Puan itu.

"Hanya langkah mitigasi dari Gerindra sendiri supaya tidak terjadi disaster yang lebih besar dalam konteks Gerindra-PKB, karena kalau ini tidak dimitigasi itu efeknya bisa ke mana-mana dan saya pikir PKB masuk kelompok yang wajar dan layak untuk cemburu, kalau misal proposal Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo diseriusi, maka ini adalah langkah mitigasi yang harus dipahami," kata Umam.

Poyuono kemudian memberikan pandangannya mengenai pernyataan Desmond itu. Dia menilai Desmond adalah kader yang taat karena berpegang teguh pada hasil rapat pimpinan nasional Gerindra yang memutuskan Prabowo sebagai capres.

"Kalau aku melihatnya apa? Kalau aku melihatnya Desmond ini seorang kader yang taat, yang patuh. Artinya mengamankan hasil Rapimnas bahwa calon presiden dari Gerindra itu hanya Prabowo. Karena ketika itu sudah diputuskan dalam Rapim masih ada kader yang balelo, kader yang penghianat seperti Sandiaga, ingin jadi capres lewat PPP," tutur Poyuono.

Poyuono mengatakan Sandiaga sebagai pengkhianat karena telah menyatakan bersedia menjadi capres dari PPP. Dia menyebut Sandiaga politikus yang tak punya etika.

"Kan jelas di Jogja kan dia sudah deklarasi. Ini Sandiaga bisa kita sebut politisi yang tidak punya etika. Memang harus saya katakan dia pengkhianat dan pecundang di partai," kata dia.

"Dia mencalonkan diri jadi capres dan siap dicalonkan oleh PPP. Setelah dia ngomong di Jogja PPP Munaslub di Banten, ada apa ini?" imbuhnya.

Khoirul Umam lantas mempertanyakan apakah pernyataan Poyuono itu bisa dipertanggungjawabkan.

"Seberapa valid informasi ini bisa dipertanggungjawabkan?" tanya Umam kepada Poyuono.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT