Asa Berlaga di 2024 Kandas Bagi Partai Berkarya

ADVERTISEMENT

Asa Berlaga di 2024 Kandas Bagi Partai Berkarya

tim - detikNews
Selasa, 30 Agu 2022 08:15 WIB
Partai Berkarya melakukan pendaftaran peserta Pemilu 2024 kepada KPU. Rombongan Partai Berkarya dipimpin oleh Ketum Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono.
Pimpinan Partai Berkarya saat mendaftar peserta Pemilu 2024 di Gedung KPU. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Peluang Partai Berkarya mengikuti Pemilu 2024 kandas sudah. Partai Berkarya dipastikan tidak mengikuti Pemilu 2024 karena tidak lolos verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kandas.

Dipastikan tidak mengikuti Pemilu 2024, Partai Berkarya membebaskan kadernya bergabung dengan partai lain di 2024. Ada sejumlah masalah yang dihadapi, sehingga Berkarya tak ikut Pemilu 2024.

"Selain masalah terlambat menyampaikan data persyaratan juga adanya dinamika internal partai yang tidak berujung. Mulai dari hasil Rapimnas Solo 2018 yang menggeser pengurus, gugatan Ketua Umum (periode 2018-2022) Tommy Soeharto atas kepengurusan Ketua Umum Muchdi Purwopranjono (periode 2020-2025) hasil Munaslub 2020 dan usaha kudeta Syamsu Djalal Ketua Mahkamah Partai yang mengangkat dirinya selaku Ketua Umum pada periode ini," kata Sekjen Berkarya Badaruddin Andi Picunang dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (29/8/2022).

Berkarya sempat pecah dengan Ketum Muchdi PR dan Tommy Soeharto. Setelah bertarung di pengadilan, Mahkamah Agung (MA) menyatakan Muchdi PR sebagai ketum yang sah. Tapi itu tidak membuat Berkarya bisa lolos ke Pemilu 2024.

"Belum lagi pemakzulan Sekretaris Jenderal melalui Munaslub dan rapat berkali-kali yang gagal. Menggeser pengurus lama di pusat dan daerah, adanya beberapa pengurus baru di partai yang akan menguasai partai dan kepemimpinan yang tidak konsisten adalah juga sebab dari apa yang terjadi," ucap Baraduddin.

Partai Berkarya melakukan pendaftaran peserta Pemilu 2024 kepada KPU. Rombongan Partai Berkarya dipimpin oleh Ketum Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono.Partai Berkarya melakukan pendaftaran peserta Pemilu 2024 kepada KPU. Rombongan Partai Berkarya dipimpin oleh Ketum Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono. (Agung Pambudhy/detikcom)

Bebaskan Anggota Pindah Partai

Meski internal sedang dilanda kemelut, Berkarya tetap mendaftarkan diri ke KPU RI awal bulan ini. Akhirnya, Berkarya tidak lengkap memberikan syarat administrasi sebagaimana diminta KPU RI. Upaya hukum ke Bawaslu juga kandas.

"Waktu yang mepet dan kocar kacirnya kader di daerah karena kebingungan mengambil sikap, maka perlu segera mengambil tindakan untuk penyelamatan. Solusi yang ditawarkan untuk ikut Pemilu 2024 adalah bergabung pada partai yang memenuhi syarat untuk ikut pemilu. Ada 24 parpol yang sementara berjuang untuk lolos melalui verifikasi administrasi dan faktual bisa menjadi pilihan. Silakan bergabung ke mereka dan tidak ada paksaan atau intimidasi apa pun," kata Baharuddin tegas.

Lihat juga video 'Masalah Internal, Partai Berkarya Gagal Ikut Pemilu 20224':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT