ADVERTISEMENT

Bawaslu Ungkap Parpol Catut Penyelenggara Pemilu Jadi Kader Bisa Dipidana

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 18:05 WIB
Logo Bawaslu, gedung Bawaslu, ilustrasi gedung Bawaslu
Foto: Bawaslu (Zunita Putri/detikcom)
Jakarta -

Bawaslu mengungkap 275 anggotanya dicatut menjadi kader partai politik. Bawaslu mengingatkan bahwa tindakan pencatutan tersebut bisa dikenai pidana.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Dia mengatakan jika pencatutan anggota penyelenggara pemilu tidak dapat dikenakan tindak pidana pemilu, tapi tidak menutup kemungkinan dikenakan tindak pidana umum.

"Namun apakah masuk ke ruang tindak pidana umum? Bisa saja masuk dalam tindak pidana umum," ucap Bagja di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Nantinya, Bawaslu akan meneruskan hal-hal tersebut kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti. Bagja mengungkap hal seperti ini memang sudah sering terjadi dalam kontestasi pemilu.

"Karena banyak sekali hal tersebut dilakukan setiap gelaran 5 tahun sekali. Kita harus waspadai, menjaga data kependudukan," ucap Bagja.

275 Anggota Bawaslu Dicatut Kader Parpol

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu menemukan ratusan nama jajarannya yang tercatut menjadi kader parpol. Saat ini jumlah nama yang tercatut mencapai 275 orang.

"Setidaknya terdapat 275 nama penyelenggara pemilu yang tercatat dalam keanggotaan dan kepengurusan parpol yang terdapat dalam sipol saat ini," ujar Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (15/8).

Ke 275 nama anggota Bawaslu tersebut dicatut menjadi kader parpol melalui NIK. Oleh karena itu, Bawaslu meminta agar menindaklanjuti rekomendasi untuk mencoret NIK.

"Terhadap hasil pengawasan berupa untuk 275 penyelenggara pemilu maupun yang bukan anggota maupun pengurus parpol yang dicatut dan dimasukan dalam sipol KPU agar semua menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu ke depan dengan mencoret NIK tersebut sesuai dengan mekanisme yang dicatut dalam PKPU nomor 4," ucapnya.

Simak juga 'KPU Resmi Tutup Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT