ADVERTISEMENT

KIB dan Relawan Dianggap Sama-sama Jadi Perahu Politik Jokowi

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 13:41 WIB
Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi turut hadir di Silahturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu. Luhut dan Budi Arie duduk sejajar dengan para ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu.
Foto: KIB (Annisa/detikcom)
Jakarta -

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengumbar langkah politik yang terbilang mengejutkan dalam perjalanan mereka menuju 2024, yaitu akan menyampaikan nama capres mereka ke Presiden Jokowi. Langkah ini dipertanyakan, karena seolah KIB menyamakan diri dengan para relawan yang menjadi perahu politik Jokowi.

Langkah politik KIB yang akan menyampaikan nama capres mereka ke Presiden Jokowi diungkap politikus PPP Arsul Sani. Meski demikian Arsul menegaskan KIB sebatas menyampaikan nama, bukan melapor ke Jokowi, karena tiga partai pilar koalisi tersebut bukanlah bawahan sang Presiden.

"Tentu secara realitas politik, siapapun kalau nanti sudah terkerucutkan misalnya KIB itu ke siapa, pasti juga paling tidak secara informal akan dikomunikasikan ke Pak Jokowi. Itu dari realitas politik tidak bisa terhindarkan," kata Waketum PPP Arsul Sani kepada wartawan, Jumat (5/8).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno heran dengan langkah KIB. Dia memahami bahwa KIB ingin memberi kesan positif ke Jokowi, bahwa mereka bukanlah koalisi di dalam koalisi. Namun tetap saja langkah mengumbar pernyataan akan menyampaikan nama capres ke Jokowi disayangkan oleh Adi.

"Mestinya ini tak perlu diumbar ke publik. Cukup di belakang layar saja bahwa KIB akan sorongkan nama capres ke presiden. Ini makin menebalkan keyakinan bahwa KIB adalah 'perahu politik' presiden yang bukan ketua umum partai," kata Adi saat dihubungi, Jumat (5/8/2022).

Adi mengatakan seharusnya KIB menjaga marwah sebagai koalisi independen. Seharusnya, masih kata Adi, langkah menyampaikan nama capres ke Jokowi cukup dimainkan di balik layar.

"KIB mestinya pandai menyimpan hati bahwa koalisi ini bukan perahu politik siapapun. Tapi koalisi yang independen tak terafiliasi kemanapun agar marwah politiknya bisa dijaga," tuturnya.

Pakar Politik Adi PrayitnoPakar Politik Adi Prayitno Foto: Pakar Politik Adi Prayitno (Dok. Istimewa)

Menurut Adi, tak mengherankan jika KIB disamakan dengan Relawan Jokowi, yang akan menggelar Musyawarah Rakyat (Musra) lalu menyetorkan nama capresnya ke Jokowi. Beda relawan dan KIB, kata Adi, hanya soal tiket Pilpres 2024.

"Tak heran kalau kemudian banyak nyinyiran bahwa KIB tak ada bedanya dengan relawan yang merupakan instrumen politik presiden. Karena soal pencapresan diserahkan ke Jokowi. Bedanya, kalau partai politik itu boleh mendaftar ke KPU untuk usung capres sementara relawan tidak bisa. Hanya kekuatan politik ekstra parlemen yang bisa berikan masukan ke presiden," pungkasnya.

Simak juga video 'Wanti-wanti KPU soal Kelengkapan Dokumen Pendaftaran Pemilu 2024':

[Gambas:Video 20detik]



KIB diyakini tak bertahan lama, simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT