"Itu menjadi pertanyaan kami. Ini kan penanggung jawab DPT Ibu Sri Nuryanti. Kok malah Ibu Sri nggak pernah hadir di sini. Padahal kan beliau yang tahu persoalan di bawah," kata anggota Bawaslu Agustiano Tio di sela persidangan di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta (6/8/2009).
Pantauan detikcom, sejak hari pertama Sri Nuryanti memang tidak pernah hadir di persidangan MK untuk sengketa hasil pilpres. Dari 7 komisioner KPU, hanya 4 yang hadir di ruang sidang, yakni Syamsulbahri, Endang Sulastri, Andi Nurpati, dan I Gusti Putu Artha. Kecuali Syamsul yang selalu hadir di setiap sesi, yang lain datang secara bergantian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dikonfirmasi, Endang Sulastri mengaku ketidakhadiran Sri Nuryanti adalah karena harus menyiapkan bahan-bahan persidangan. "Kan bagi-bagi tugas. Beliau menyiapkan bahan-bahan," kata Endang. Namun Endang sempat mengaku Sri Nuryanti pernah diminta hadir. "Pernah diminta sih," akunya.
Ketika ditanya lebih jauh mengapa Sri Nuryanti tidak bersedia, Endang memilih berkelit. "Kok pertanyaannya kayak Bawaslu," katanya sambil berlalu.
(sho/yid)










































