"Kalau saya lihat di PDIP sendiri masih terdapat perbedaan pendapat yang tajam. Saya pikir kalau lihat posisi Megawati saat pidato di MK, Mbak Megawati tidak setuju dengan koalisi dengan PD dan SBY," kata pengamat politik UI Maswadi Rauf kepada detikcom, Rabu (5/8/2009).
Menurut Maswadi, perbedaan sikap politik dalam menyikapi hasil Pilpres 8 Juli lalu bakal membuat hubungan suami istri itu akan sedikit terganggu. Namun dia yakin, semua akan bisa diselesaikan dengan baik karena posisi Megawati masih cukup kuat di PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maswadi lalu mencontohkan gerakan Taufiq yang patah di tengah jalan saat berusaha menggalang koalisi dengan SBY menjelang Pilpres lalu. Gerakan Taufiq yang tinggal selangkah lagi dipotong Megawati dengan menggandeng Prabowo sebagai cawapresnya.
"Dulu menjelang Pilpres kan juga demikian. Tapi akhirnya kan Megawati yang menentukan semuanya. Karena Megawati masih yang dominan," pungkasnya.
(yid/iy)











































