Atas wacana ini, PD menegaskan tidak pernah menutup peluang menjalin kebersamaan dalam legislatif dan eksekutif dengan PDIP untuk lima tahun ke depan. Keputusan akhir tetap jadi kewenangan SBY selaku capres terpilih 2009-2014 dan pihak DPP PDIP.
"Kita berikan ketenangan dan serahkan sepenuhnya kepada SBY dan PDIP untuk menentukan pilihan politik yang terbaik," kata Ketua DPP PD Anas Urbaningrum pada detikcom, Selasa (4/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Koalisi dalam pemerintahan terkait hak prerogatif, kerjasama di DPR terkait kebijakan masing-masing partai. Biarkan semuanya berjalan alamiah saja," ujar Anas.
Tetapi bila pada akhirnya dua parpol itu batal berkoalisi, menurut dia, juga bukan sesuatu yang salah. Sebab bagaimana pun logika kerja demokrasi memungkinkan adanya ruang yang sama untuk mengambil sikap beroposisi atau berkooperasi.
"Yang penting konsisten dan konsekwen dengan sikap politik yang diambil," sambungnya.
(lh/asy)










































