"Kita juga belum tahu persis ujung dari pendekatan itu. Lagian itu kan Pak TK, Ibu Mega gimana?" kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat berbincang dengan detikcom, Selasa (4/8/2009).
Usai rapat paripurna di gedung DPR, Senin (3/8/2009), TK tampak mesra dengan SBY. Kemesraan itu makin memperkuat sinyal politik bahwa PDIP akan merapat ke SBY. TK pun mengaku kans PDIP untuk berkoalisi dengan SBY terbuka lebar.
Lepas dari muatan politis di balik kemesraan tersebut, kata Muzani, PDIP juga diharapkan tetap menghargai janji setia yang pernah dikatakan Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto kepada moncong putih pada Rakernas VI PDIP yang lalu.
"Pak Prabowo sudah mengulurkan tangan pada PDIP dan mengatakan di kala senang dan di kala susah akan tetap bersama. Nah, kita berharap itu tidak bertepuk sebelah tangan," pintanya.
Ia menambahkan, pernyataan TK tersebut juga tidak akan melemahkan PDIP-Gerindra untuk tetap berjuang bersama dalam gugatan hasil Pilpres 2009 di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Nggak terpengaruh sama sekali," tandasnya.
(lrn/nrl)











































