"Ombak bergulung airnya menderu, di pantai Carita Provinsi Banten. Selamat datang di gedung baru, pemilu mendatang PKS nyalonin presiden," ujar Tifatul Sembiring.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan ketika meresmikan markas baru Dewan Pertimbangan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin (3/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pantun itu adalah tonjokan awal saja. Tahun ini stoknya akan habis (tokoh-tokoh pemimpin), kita akan melihat PDIP tanpa Megawati, Demokrat tanpa SBY, PAN tanpa Amin Rais dan PKB tanpa Gusdur,” kata Tifatul saat ditemui wartawan di ruangannya.
PKS saat ini, menurut Tifatul, sudah menyiapkan strategi dan membentuk tim untuk persiapan Pilpres 2014. PKS juga telah melakukan berbagai evaluasi dan melakukan survei internal partai terkait tidak tercapainya target 20 persen suara pada Pemilu 2009 lalu.
“Saya mengingatkan pada bangsa ini, untuk calon pemimpin 5 tahun mendatang harus disiapkan dari sekarang,” tuturnya.
Ketika ditanya soal tokoh yang akan maju dari PKS pada pilpres 2014, Tifatul mengatakan akan ada banyak tokoh muda usia 50 tahunan yang muncul untuk berpartisipasi.
“Pak Hidayat masih berusia 48 tahun dan 5 tahun mendatang baru berusia 53 tahun. Sedangkan saya sekarang berusia 47 tahun dan 5 tahun kedepan 52 tahun,” papar pria yang pernah menjadi Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah I Sumatera itu.
Dalam acara peresmian gedung baru kantor DPTP PKS tersebut, Tifatul memberikan penghargaan kepada media massa. Dalam penghargaan tersebut, PKS membagi-bagikan Alquran dan buku kepada wartawan yang hadir meliput.
Penghargaan tersebut diberikan kepada beberapa perwakilan media yang diterima langsung oleh wartawan Media Online detikcom. Pemberian penghargaan itu juga untuk menyambut bulan puasa yang akan tiba beberapa hari lagi.
"Kita beri hadiah sebagai tanda mata dari PKS. Tanpa media apa artinya kita," ungkap Insinyur lulusan STI&K, Jakarta ini.
(mpr/lrn)











































