Syarif Hasan Berpeluang Kalahkan Taufiq Effendi

Berebut Ketua DPR

Syarif Hasan Berpeluang Kalahkan Taufiq Effendi

- detikNews
Senin, 03 Agu 2009 18:35 WIB
Syarif Hasan Berpeluang Kalahkan Taufiq Effendi
Jakarta - Lima nama sudah menjadi perbincangan di internal Partai Demokrat (PD) untuk menduduki kursi ketua DPR. Kelima nama itu adalah Syarif Hassan, Anas Urbaningrum, Hayono Isman, Taufiq Effendi dan Marzuki Ali. Sumber detikcom menyebutkan berdasar modal pengalaman ketua fraksi, kans Syarif Hasan lebih besar dari pada Taufiq Effendi yang sempat dikabarkan calon kuat.

"Memang sempat ramai nama Pak Taufiq, itu sumbernya media. Kalau di internal kami, Pak Syarif yang lebih kuat. Karena selain ketua DPP, Beliau juga punya pengalaman sebagai ketua fraksi. Pak SBY kan sangat menghormati profesionaliatas kadernya," kata sumber detikcom di internal DPP PD, Senin (3/8/2009).

Menurut salah satu ketua DPP PD itu, Syarif juga dinilai berhasil dalam membangun komunikasi antar fraksi selama menjabat ketua FPD. Buktinya, setiap ada upaya-upaya pengunaan hak angket dan interpelasi yang diajukan dewan, Syarif sebagai ketua FPD selalu berhasil meyakinkan pimpinan fraksi di DPR untuk tidak memaksa SBY hadir sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Modal kekuatan lobi beliau itulah yang menjadi pertimbangan para petinggi dan dewan penasihat partai untuk menunjuk Pak Syarif. Tetapi semuanya terserah Pak SBY. Karena penentu akhirnya itu beliau (SBY)," papar sumber itu. 

Di tempat terpisah, anggota FPD Sutan Bhatoegana menegaskan bahwa nama-nama yang sudah beredar di media memang sudah dibicarakan di internal PD sebagai calon kuat ketua DPR. Namun sampai saat ini kepastian siapa orangnya yang akan ditunjuk sebagai ketua DPR masih berada di tangan S SBY.

"Sebelum mengajukan kita serahkan kepada beliau untuk memutuskan. Karena beliau kan ketua Dewan Pembina," kata Sutan sebelum mengikuti Rapat Paripurna pengesahan RUU Susduk di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/7/2009).

Sutan menegaskan bahwa PD akan mengajukan kader-kader terbaiknya untuk posisi Ketua DPR mendatang. Bahkan, lanjut dia, PD mempunyai beberapa nama mumpuni yang disiapkan untuk diplot jadi pengganti Agung Laksono itu.

"Semua nama yang beredar di media sudah baiklah. Syaratnya harus berpengalaman karena mengatur anggota dewan tidak mudah. Salah ketok palu bisa bahaya kita," paparnya.
(yid/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait