"Silakan maju sesuai dengan keyakinan anda dengan idealisme anda dan ikuti aturan permainan yang ada di dalam organisasi kita. Dan serahkan semuanya ke mekanisme partai untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk partai," kata Akbar.
Akbar mengatakan itu usai menerima kunjungan Yuddy di rumahnya, Jl Purnawarman No 18 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2009). Pertemuan berlangsung sekitar 45 menit.
Akbar meminta, majunya Yuddy yang merupakan kader muda partai, di antara nama-nama besar Aburizal Bakrie dan Surya Paloh, tidak memunculkan isu pertentangan antara kader muda dan tua.
"Dalam suasana dan partai kita juga harus turut membangun kebersamaan. Jangan sampai ada kesan, semacam isu yang mempertentangkan senior dan junior. Semua dibutuhkan," pinta mantan Ketua DPR ini.
"Junior dibutuhkan untuk menjamin kontinuitas partai ke depan dan senior dibutuhkan untuk membangun partai," jelasnya.
Usai pertemuan, Yuddy mengaku mendapat spirit dan motivasi dari seniornya tersebut.
"Saya datang dalam kapasitas saya sebagai junior. Ini sesuatu yang sangat berharga. Beliau memberikan spirit dan motivasi: 'jangan patah semangat dan maju terus, dan biarkanlah Munas nanti yang memilih'. Beliau sama sekali tidak mematahkan semangat saya," ungkapnya.
(lrn/gah)










































