Arbi Sanit: Itu Awal dari Rekonsiliasi Politik

SBY-TK Salaman

Arbi Sanit: Itu Awal dari Rekonsiliasi Politik

- detikNews
Senin, 03 Agu 2009 13:13 WIB
 Arbi Sanit: Itu Awal dari Rekonsiliasi Politik
Jakarta - Aksi salaman politik antara SBY dan Taufiq Kiemas (TK) di depan umum setelah pidato kenegaraan SBY di DPR dinilai sebagai awal yang baik untuk rekonsiliasi. Jika saling sapa kedua tokoh ini dilakukan dari hati terdalam untuk niat rekonsiliasi, hal ini akan menjadi awal yang baik bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat di Idonesia.

"Ini saya kira bisa ditarik kesimpulan sebagai langkah rekonsiliasi setelah pemilu selesai. Persaingan tajam antara PDIP dan Partai Demokrat itu perlu dihapus untuk memulai sejarah baru," kata pengamat politik dari UI Arbi Sanit kepada detikcom, Senin (3/8/2009).

Menurut Arbi, dalam sistem demokrasi modern, seharusnya semua pihak yang ikut berkompetisi di pilpres siap kalah dan menang. Jika memang tidak dikehendaki rakyat dan kalah, seharusnya para kompetitor itu menerima dan menyatakan dukungan bagi yang menang. Dalam konteks itulah aksi politik SBY dan TK ingin ditampakkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mestinya begitu. Secara politik yang kalah harus menerima. Itu kalau kita berdemokrasi secara modern. Kecuali kita berdemokrasi secara kampungan, demokrasi zaman dulu seperti Majapahit," paparnya.

Apakah sikap politik Taufiq Kiemas yang bersedia bekerjasama dengan SBY ini akan mempengaruhi sikap politik internal PDIP. Misalnya akan terjadi perbedaan politik antara Megawati dan Taufiq Kiemas, Arbi menjawab, "Itu akan dialami semua partai. Kalau ada perbedaan sikap politik, ya nanti ada kemungkinan  terbelah."

(yid/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini