SBY Disarankan Rampingkan Kabinet

SBY Disarankan Rampingkan Kabinet

- detikNews
Rabu, 29 Jul 2009 18:24 WIB
SBY Disarankan Rampingkan Kabinet
Jakarta - Pengamat politik Universitas Indonesia, Adrinov Chaniago, menyarankan SBY mengurangi jumlah menterinya. Proporsionalitas dengan jumlah yang tepat dapat memaksimalkan kinerja pemerintahan SBY.

"Apabila ingin pemerintahan lebih efektif, kabinet SBY harus lebih ramping  dari 34 menjadi 27 saja," ujar Adrinov, dalam dialog kenegaraan di Gedung  DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2009).

Mengenai persentasenya, menurut Adrinov, SBY sebaiknya menggunakan 30 persen menteri dari parpol saja. Kalangan profesional dibutuhkan untuk mengoptimalkan terobosan dalam kabinet.

"Dengan rumus 30 persen sudah aman, Demokrat dengan perolehan kursi di atas 25 persen di parlemen, ditambah 30 persen jatah menteri parpol koalisi sudah cukup untuk mengantisipasi tekanan politik," kata Adrinov.

Selebihnya, menurut Adrinov, SBY dapat menempatkan orang dari parpol koalisi di sejumlah posisi penting diluar kabinet.

"Kompensasi bisa diisi di pos lain seperti duta besar atau apa, bukan harus di menteri," imbuh Adrinov.

Mengenai sosok menteri yang cocok untuk SBY, menurut Adrinov, adalah sosok menteri yang tegas dalam mengambil keputusan. Hal ini penting untuk
mengaimbangi SBY yang bertipe pemikir.

"SBY butuh menteri eksekutor, sehingga SBY dapat segera merealisasikan pertimbangannya dalam kebijakan," kata Adrinov.

Menurutnya, hingga hari ini hanya beberapa menteri bertipe eksekutor, itu pun belum sempurna. "Sri Mulyani hampir bisa dikatakan eksekutor, tapi kita
butuh menteri eksekutor di bagian birokrasi seperti pemberdayaan aparatur negara, koperasi, dan menteri dalam negeri," tegasnya.

(van/anw)


Berita Terkait