"Tentu saja ada tawaran dari mana-mana dan itu biasa saja. Tetapi Presiden yang menentukan karena itu hak prerogratifnya," ujar Ketua DPP PD M Jafar Hafsah kepada detikcom di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Jafar pun mengingatkan bahwa hak prerogratif capres untuk menentukan siap-siapa yang akan menjadi Menterinya, sudah dijelaskan sebelumnya kepada partai-partai anggota koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi waktu itu disepakati bagaimana memenangkan SBY, kemudian berkoalisi di legislatif, dan juga berkoalisi di eksekutif yakni pemerintahan," beber pria yang disebut-sebut bakal menjadi Menteri Pertanian ini.
Jafar mengatakan, siapapun yang diusulkan jadi Menteri boleh-boleh saja. Apakah itu kalangan profesional maupun dari parpol. Namun, Jafar menegaskan keputusan akhir ada di tangan SBY dan juga Boediono sebagai presiden dan wapres.
"Keputusannya di tangan beliau (SBY)," tandasnya.
(Rez/ken)











































