SBY-Boediono Terima Sumbangan Kampanye Rp 332 M, Bantah Dari Asing

SBY-Boediono Terima Sumbangan Kampanye Rp 332 M, Bantah Dari Asing

- detikNews
Selasa, 28 Jul 2009 17:37 WIB
SBY-Boediono Terima Sumbangan Kampanye Rp 332 M, Bantah Dari Asing
Jakarta - Jumlah seluruh penerimaan kampanye SBY-Boediono baik dari kelompok perorangan dan perusahaan mencapai Rp 332.770.456 miliar. Tim Kampanye SBY-Boediono membantah menerima sumbangan dari asing. 

Demikian penjelasan Wakil Ketua Tim Kampanye SBY-Boediono, Djoko Suyanto dan Wakil Bendahara Tim Kampanye SBY-Boediono, Boy Tohir dalam jumpa pers di Bravo Media Center (BMC), Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2009).

Djoko menegaskan seluruh perusahaan penyumbang kampanye SBY adalah perusahaan nasional. "Sumbangan dana kampanye SBY-Boediono di mana beberapa media menyebutkan ada sumbagan dari pihak asing, tidak benar," kata Djoko.

Djoko juga menjelaskan, tiga perusahaan yang disebut-sebut sebagai perusahaan asing penyumbang dana kampanye SBY-Boediono, yakni PP North Star Pacific Investment, PT North Star Pacific Capital, dan PT Poly Filatex adalah perusahaan nasional bukan perusahaan asing.

"Kedua perusahaan North Star adalah perusahaan dalam negeri dan kepemilikannya adalah warga Indonesia. Baik direksinya maupun produknya," papar mantan Panglima TNI ini.

Boy Tohir juga membantah anggapan dua perusahaan yang memberi sumbangan yakni PT North Star Pacific Investment dan PT North Star Pacific Capital memiliki direksi yang sama. Menurutnya kedua perusahaan itu berbeda, meskipun memiliki alamat yang sama.

"Walaupun memiliki addres yang sama tetapi perusahaan-perusahaan itu tidak memiliki direksi yang sama dan NPWP-nya juga berbeda," terang Boy.

Boy pun bersedia merinci besarnya sumbangan yang diberikan tiga perusahaan yang dituding sebagai perusahaan asing itu. Menurutnya PT North Star Pacific Investment menyumbang Rp 1 miliar, PT North Star Pacific Capital juga R 1 miliar, dan PT Poly Filatex Rp 1,550 miliar.
 
"Jumlah seluruh penerimaan kampanye SBY-Boediono Rp 332.770.456 miliar, baik dari kelompok perorangan dan perusahaan," tutup Boy.
 
Sebelumnya ICW menduga adanya aliran dana asing di rekening kampanye tim SBY-Boediono. Dana asing itu disinyalir berasal dari dua perusahaan multinasional yang berbasis di AS.

(Rez/iy)


Berita Terkait