Beda Sikap Soal Putusan MA, PDIP-Gerindra Tetap Solid

Beda Sikap Soal Putusan MA, PDIP-Gerindra Tetap Solid

- detikNews
Selasa, 28 Jul 2009 16:18 WIB
Beda Sikap Soal Putusan MA, PDIP-Gerindra Tetap Solid
Jakarta - Meski berbeda pendapat soal putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pembatalan penghitungan kursi tahap dua, hubungan antara PDIP dan Partai Gerindra tetap baik-baik saja. Kedua partai pengusung Mega-Prabowo ini pun tetap pada komitmennya untuk terus berada di barisan koalisi.

"Nggak ada (pengaruh ke koalisi). Itu hal yang berbeda, kalau pemilu legislatif kan kita masing-masing," kata Wakil Ketua Umum Gerindra yang juga Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Mega-Prabowo, Fadli Zon.

Hal itu dikatakan Fadli di sela-sela pendaftaran gugatan hasil Pilpres 2009 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Sekjen PDIP yang juga penasihat TKN Mega-Prabowo, Pramono Anung pernah mengatakan, KPU harus tunduk dan patuh kepada putusan MA yang besifat final dan mengikat. "KPU tidak boleh menafsirkan apa-apa," kata Pram.

Gerindra, kata Fadli, tetap akan menempuh upaya hukum atas putusan MA yang dinilai kontroversial itu. "Kita belum tahu (upaya hukumnya), masih kami pelajari. Yang jelas kami akan tempuh jalur hukum," pungkasnya.

Jika akhirnya KPU melaksanakan putusan MA tersebut, maka menurut simulasi hitungan Center for Electoral Reform (Cetro), Gerindra diperkirakan akan kehilangan 16 kursi dari 26 kursi. perolehan final Gerindra hanya akan menjadi 10 kursi. Sedangkan PDIP akan ketambahan 16 kursi dari jumlah awal yang hanya 95 kursi menjadi 111 kursi.

(lrn/yid)


Berita Terkait