"Menggunakan alasan adanya kecurangan DPT untuk menolak hasil pemilu itu lagu lama," kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Mawadi Rauf saat dihubungi detikcom, Minggu (26/7/2009) malam.
Menurut Maswadi, semua pasangan capres-cawapres seharusnya menghargai hasil
rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Para pasangan diharapkan bisa
mengakui kemenangan pihak lawannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dada," ungkap guru besar Ilmu Politik UI ini.
Lebih lanjut, Maswadi juga menanggapi sikap kubu Mega-Prabowo yang tidak ikut hadir di KPU pada saat penetapan hasil rekapitulasi suara. Dikatakan dia, hal tersebut justru tidak mencerminkan sikap Mega-Prabowo sebagai politisi bagi masyarakat luas.
"Sangat tidak mencerminkan politisi di masyarakat. Saya pikir tidak ada orang yang bersimpati pada orang yang tidak mengakui hasil pemilu. Semua kata-kata mereka tidak terbukti, berarti mereka tidak memiliki sikap kenegarawanan," pungkasnya.
(nov/lrn)










































