Teriakan itu terdengar dari lantai 2 Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2009).
Pria bertinggi sekitar 170 centimeter, rambut pendek, berkulit coklat legam dan memakai baju batik hijau a la PPP ini memanggil-manggil Wasekjen PPP Romy Romahurmuzy yang saat itu berada di lantai 3, tempat jumpa pers diadakan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Aji mau turun ke bawah dan ditenangkan beberapa pengurus DPP PPP, Aji malah ngamuk. "Jangan ikut campur urusan saya. Saya mau nunggu dia turun!" teriaknya sambil menggebrak meja resepsionis.
Menurut salah satu pengurus DPP PPP, Aji adalah kader PPP yang sudah dipecat.
"Aji waktu itu dipecat karena dia suka ngamuk-ngamuk di DPP. Dan dia agak stres. Dulu pernah jadi caleg tapi nggak lolos. Sudah biasa dia ngamuk-ngamuk begitu. Orang sini juga sudah tahu tapi nggak tahu kenapa kok ini kecolongan," ujar perempuan itu.
Pukul 14.30 WIB Aji berhasil dibawa pulang seorang kawannya. Tak lama kemudian Romy pun turun. Tanggapannya? "Ah biasalah," komentarnya. (nwk/nrl)











































