"Tentang posisi politik di pemerintahan, kita (Muhammadiyah) yang lebih tua dari republik ini, sudah lama mengisi pembangunan di berbagai bidang. Bagi kita tidak memperhitungkan baktinya dengan posisi itu (menteri)," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, di kantornya Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2009).
Seperti diketahui saat ini ada sembilan menteri di kabinet SBY-JK yang merupakan kader Muhammadiyah. "Kalau memang tidak ada lagi, Muhammadiyah tetap berbuat untuk bangsa dan negara. Jadi jangan diukur dengan pragmatisme politik atau jabatan, tapi moral," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kader banyak yang berada di partai lain, tapi misinya bukan pragmatis," tegasnya. (zal/mok)











































