"Itu semua metode pengamanan saja," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (25/7/2009).
Kapolda sendiri membantah pengamanan tersebut berkaitan dengan pernyataan Presiden SBY soal akan adanya pendudukan secara paksa di KPU pada saat pengumuman perolehan hasil suara pilpres.
Namun, Kapolda mengakui pihaknya akan melakukan antisipasi bila hal itu terjadi. "Tetap, segala kemungkinan akan diantisipasi dalam pelaksanaan operasi pengamanan pemilu itu sendiri," tegasnya.
Menurutnya, pengamanan di KPU sendiri dilakukan sejak awal pemilu legislatif. "Sejak awal kita sudah gelar sistem pengamanan termasuk kegiatan KPU dan lain-lain. Kita tinggal terapkan sistem itu," ungkapnya.
Mengapa baru ditutup sekarang? "Kalau ditutup sejak awal kan mengganggu lalu lintas," pungkasnya.
(mei/Rez)










































