Hal itu diungkapkan Boediono dalam acara dialog Kebangsaan di Musyawarah Nasional (Munas) XI Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) di Gedung Graha
Sabha Pramana (GSP) UGM Yogyakarta, Jumat (24/7/2009).
"Kalau Kagama punya jago bisa saja diusulkan. Sekarang ini masalah kabinet
belum dimulai tetapi sudah banyak hembusan kabar yang beredar. Kita tunggu saja semua di tangan presiden," Boediono.
Dia mengatakan semua menteri dalam kabinet pemerintahan 2009-2014 nanti harus mendukung program yang dikehendaki presiden. Pergantian menteri di kabinet mendatang juga tidak identik dengan ganti program.
"Tidak boleh ganti menteri ganti program. Harus ada kesinambungan. Jangan sampai program menjadi korban selera para menteri," ungkap guru besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM itu.
Dalam acara dialog kebangsaan itu juga dihadiri para menteri yang juga alumni UGM yaitu, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi. Acara dialog itu dipandu Rektor Universitas Paramadina, Anies R. Bawesdan yang juga alumnus FEB UGM.
(bgs/rdf)











































