Yudi Latief: Golongan Tua Golkar Tak Punya Reputasi

Yudi Latief: Golongan Tua Golkar Tak Punya Reputasi

- detikNews
Kamis, 23 Jul 2009 14:22 WIB
Yudi Latief: Golongan Tua Golkar Tak Punya Reputasi
Jakarta - Siapa tokoh Golongan Karya (Golkar) yang akan menggantikan Jusuf Kalla (JK) sebagai Ketua Umum? Masih belum jelas. Namun dinilai, saat ini tidak ada tokoh tua Golkar yang memiliki nama baik di masyarakat untuk memperbaiki citra partai itu.

"Golongan tua di Golkar siapa yang punya reputasi, hampir semua ga punya reputasi. Barisan tua-tua itu kalau jadi pemimpin jangan berharap citra positif partai naik apalagi jadi presiden," ujar Pengamat Politik dari Reform Institute, Yudi Latief.

Hal ini disampaikan Yudi dalam Seminar Politik bertajuk "Kepemimpinan Partai Golkar Antara Legenda Dan Masa depan", di Gedung DPR, senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudi pun mengungkapkan 'kelemahan-kelemahan' sejumlah petinggi golkar yang masuk bursa Ketua Umum Golkar. Setidaknya ada dua nama yang disebutnya 'kurang bermutu.

"Aburizal bermasalah di Lapindo Brantas, Agung Laksono banyak citra buruknya saat menjadi ketua DPR," kata Yudi.

Menurut Yudi, Golkar butuh pemimpin baru yang membangkitkan Golkar seperti kejayaan masa lampau. "Paling tidak harus ada penyegaran itu, jangan sampai Golkar terus menjadi ban serepnya PD," imbuh Yudi.

Senada dengan Yudi, pengamat politik dari LIPI, Lili Romli, juga menyarankan reformasi kepemimpinan di tubuh Golkar. Posisi Golkar diibaratkan Lili, sudah jatuh tertimpa tangga.

"Pemimpin Golkar pragmatis, harus ada pemimpin dari pemodal menuju pemimpin yang memperhatikan kepentingan sipil," ujar Lili.

Sayangnya sekalipun Golkar punya segudang talenta muda, Lili meragukan kaum muda akan berkuasa di Golkar.

"Saya tidak pesimis Mas Yudi tapi agak berat melawan tokoh senior tersebut Apakah yang menang gagasan atau uang," katanya. (van/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini