Isu Regenerasi Tak Terbendung, Kubu Triple A Terancam

Berebut Kursi Ketum Golkar

Isu Regenerasi Tak Terbendung, Kubu Triple A Terancam

- detikNews
Rabu, 22 Jul 2009 19:20 WIB
 Isu Regenerasi Tak Terbendung, Kubu Triple A Terancam
Jakarta - Gagasan regenerasi kepengurusan Partai Golkar terus mendapat dukungan dari keder mudanya. Anggota Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Ariadi Ahmad menilai gagasan memunculkan kader muda telah digagas sejak tiga tahun lalu.

"Gagasan itu muncul karena regenerasi di tubuh Golkar berjalan lamban. Sementara partai lain sudah mempersiapkan anak-anak mudanya," kata Ariadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/7/2009).

Menurut Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini, semua kader muda partai berlambang beringin sudah berkomitmen mendukung kandidat yang memberi ruang luas bagi generasi muda. Karena itulah, seluruh kekuatan kader muda Golkar akan terus mengkampanyekan isu regenerasi ke DPD-DPD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini baru Surya Paloh yang secara tegas menjanjikan tempat bagi kader muda untuk berkiprah. Bang Surya sudah berjanji memberikan ruang bagi anak muda. Ini sangat positif untuk masa depan Golkar," tambahnya.

Ariadi mengingatkan, jika Golkar terus dikendalikan oleh kader-kader tua seperti Triple A (Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono) maka regenerasi partai warisan Soeharto itu atan stagnan. Hal ini disebabkan karena aliansi Triple A akan lebih banyak memberi ruang bagi kader-kader senior daripada kader muda.Β 

Dalam kesempatan ini, Ariadi juga menyinggung keberanian Yuddy Chrisnandi yang telah menyatakan kesiapannya bertarung dalam musyawarah nasional (Munas). Menurut dia, kesiapan Yuddy tersebut
menunjukkan geliat anak muda Golkar yang tak bisa dibendung lagi.

Ariadi pun menyindir elit-elit Golkar yang terkesan tidak senang dengan geliat kader muda Golkar yang mulai tampil. "Seharusnya elit Golkar senang jika kader muda bergerak karena membuat dinamika Golkar lebih hidup," tutupnya.
(yid/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads