"Gagasan itu muncul karena regenerasi di tubuh Golkar berjalan lamban. Sementara partai lain sudah mempersiapkan anak-anak mudanya," kata Ariadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/7/2009).
Menurut Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini, semua kader muda partai berlambang beringin sudah berkomitmen mendukung kandidat yang memberi ruang luas bagi generasi muda. Karena itulah, seluruh kekuatan kader muda Golkar akan terus mengkampanyekan isu regenerasi ke DPD-DPD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ariadi mengingatkan, jika Golkar terus dikendalikan oleh kader-kader tua seperti Triple A (Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono) maka regenerasi partai warisan Soeharto itu atan stagnan. Hal ini disebabkan karena aliansi Triple A akan lebih banyak memberi ruang bagi kader-kader senior daripada kader muda.Β
Dalam kesempatan ini, Ariadi juga menyinggung keberanian Yuddy Chrisnandi yang telah menyatakan kesiapannya bertarung dalam musyawarah nasional (Munas). Menurut dia, kesiapan Yuddy tersebut
menunjukkan geliat anak muda Golkar yang tak bisa dibendung lagi.
Ariadi pun menyindir elit-elit Golkar yang terkesan tidak senang dengan geliat kader muda Golkar yang mulai tampil. "Seharusnya elit Golkar senang jika kader muda bergerak karena membuat dinamika Golkar lebih hidup," tutupnya.
(yid/ndr)











































