Dari data yang disampaikan KPU dalam rekapitulasi nasional hasil pilpres di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2009), di Bali pasangan Mega-Prabowo memperoleh suara 992.815 atau 52 persen.
Selanjutnya menyusul pasangan SBY-Boediono dengan suara 822.951 atau 43 persen. Posisi buncit diduduki JK-Wiranto dengan suara 96.571 atau 5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Gorontalo JK-Wiranto juga unggul dengan suara 269.057 atau 49,3 persen disusul SBY-Boediono 241.222 atau 44,2 persen, dan Mega-Prabowo 35.225 atau 6,5 persen.
12 Provinsi yang telah direkap KPU adalah Bali, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, DIY, Kalimantan Barat, dan NAD. Di selain 3 provinsi di atas kemenangan diraih oleh pasangan SBY-Boediono.
Kemenangan SBY paling menonol di NAD. Di serambi Makah itu SBY memperoleh suara 2.093.567 atau 93,2 persen. Sedangkan pasangan JK-Wiranto meraih 9.717 atau 4,4 persen dan Mega-Prabowo 53.853 suara atau 2,4 persen.
Total jumlah suara sah dari 12 provinsi adalah 43.892.616. Secara total, pasangan Mega-Prabowo mendapat 11.361.355 suara (25,88 persen), SBY-Boediono 26.215.083 suara (59,73 persen), dan JK-Wiranto 6.316.178 suara (14,39 persen). KPU akan melanjutkan rekapitulasi untuk provinsi lainnya besok, Kamis (23/7).
(sho/yid)










































