"Apapun model dan caranya, kita siap. Kalau mau perang, ya kita harus siap semuanya," kata ketua DPP Partai Golkar yang dekat dengan Ical, Firman Subagyo kepada detikcom, Selasa (21/7/2009).
Menurut Firman, usulan pelaksanaan Munas sebelum Musda merupakan tradisi lama dari Partai Golkar selama ini. Hanya saja selama 5 tahun terakhir model seperti itu diubah karena ada kondisi politik yang menuntutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kepastian apakah Munas dilakukan sebelum Musda atau sebaliknya, Rapimnas lah yang akan mengakhiri semua wacana itu. Yang pasti, lanjut Firman, kubi Ical sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
"Semua keputusan soal itu ya dalam Rapimnas yang rencananya digelar para 8-9 Agustus mendatang. Prinsipnya, apapun kita harus siap karena tujuan Munas ini kan tidak hanya memilih ketua umum, tetapi memberikan keputusan partai untuk menyempurnakan yang tidak sempurna, dan memperbaiki yang tidak baik," pungkasnya.
(yid/ndr)











































