Usai Diperiksa Bawaslu, IFES Enggan Berkomentar

Usai Diperiksa Bawaslu, IFES Enggan Berkomentar

- detikNews
Rabu, 15 Jul 2009 21:59 WIB
Jakarta - International Foundation of Electoral System (IFES) diperiksa oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait laporan tim Mega-Prabowo yang mencurigai adanya intervensi asing dalam tabulasi nasional yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Usai pemeriksaan, pihak IFES tidak mau memberikan komentar sedikitpun perihal pemeriksaannya.

"Kami berterimakasih atas undangan Bawaslu untuk klarifikasi terkait SMS, tapi mohon maaf untuk keterangan lebih lanjut saya tidak bisa memberikan," ujar Program Manajer IFES, Anhar Zamal, kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2009).

Dikatakan dia, karena masalah kebijakan perusahaan lah yang membuatnya tidak memiliki kompetensi untuk memberikan keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada yang salah, ini juga bukan masalah ada yang disembunyikan, tetapi cuma masalah policy (kebijakan)," dalihnya.

Kemudian saat ditanya ada berapa pertanyaan yang diajukan oleh Bawaslu, Anhar yang datang didampingi oleh dua staf IFES, mengaku tidak ingat karena terlalu banyak.

"Banyak sih saya tidak hapal. Ya biasalah masalah yang dibicarakan di koran-koran," tandas dia sembari terburu-buru masuk ke mobil.

Anhar dan dua orang staf IFES diperiksa oleh dua anggota Bawaslu, Wirdyaningsih dan Wahidah Suaib, mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.05 WIB.

(nvc/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads