Keluarga SBY Tak Terlibat 2014, Peluang Prabowo Membesar

Keluarga SBY Tak Terlibat 2014, Peluang Prabowo Membesar

- detikNews
Rabu, 15 Jul 2009 10:27 WIB
Keluarga SBY Tak Terlibat 2014, Peluang Prabowo Membesar
Jakarta - Janji Presiden SBY untuk tidak terlibat dalam Pemilu 2014 menjadi angin segar bagi Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon melihat ada titik terang bagi Prabowo Subianto untuk memenangkan pilpres 2014.

"Dengan pernyataan SBY peluang untuk Prabowo dalam pilpres mendatang menjadi lebih lebar," kata Fadli Zon, saat berbincang dengan detikcom, rabu (15/7/2009).

Dalam jumpa pers semalam, SBY menyatakan bahwa keluarga besarnya sepakat 2014 merupakan tahun akhir bagi kiprahnya di pemerintahan. Tidak ada niat untuk memunculkan salah satu dari anggota keluarga duduk sebagai RI 1 pada saat tersebut, termasuk Ny Ani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Fadli menilai pernyataan SBY belum saatnya. "Menurut saya untuk saat ini tidak sensitif karena masih dalam suasana pilpres," ujarnya.
Β 
Menurut Fadli Zon, sekarang seharusnya semua capres dan tim suksesnya berlomba mencari kebenaran DPT pilpres. Bagaimanapun juga DPT menjelaskan kepercayaan rakyat pemilih kepada calon pemimpinnya.

"Sekarang bukan saatnya berbicara kekuasaan, pemilu masih menyisakan banyak persoalan, mengarah ke pembiaran," ujar politisi muda ini.

Fadli menyatakan dalam waktu dekat akan segera mengumumkan hasil temuannya terkait kekisruhan DPT pilpres. Disebut menyebut kekisruhan DPT di Indonesia paling parah.

"Dalam satu atau dua hari ini kita akan mengumumkan hasil temuan kita terkait carut-marut DPT. Kita ingin mengajak tim IT dari JK-Wiranto, SBY-Boediono, dan KPU, untuk bersama kita membongkar bobrok DPT pilpres," ujarnya .

Fadli mengkritik DPT made in Indonesia. "Tidak ada satu pun negara di dunia yang DPT-nya seperti pemilu Indonesia, di Afrika saja tidak terjadi demikian. Ini lebih parah dari Orde Baru," kritiknya.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads