Demikian jawab Ketua DPP Partai Golkar Andi Matallata tentang peluang kader Golkar ikut dalam kabinet. Hal itu disampaikannya usai rakor di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/7/2009).
"Tidak perlu izin ketua partai. Karena kalau ada izin berarti dia perwakilan partai," ujar dia.
Di dalam sistem presidensial, seorang kepala pemerintahan terpilih mempunyai hak penuh menyusun kabinetnya. Sistem ini juga tidak mengenal adanya partai pemerintah dan partai oposisi.
Di dalam konteks itu maka tidak tertutup kemungkinan ada kader Golkar bergabung dalam pemerintahan 2009-2014.Β Tetapi pemilihan terhadap kader tersebut harus lebih berdasarkan kemampuan teknis dan profesional yang bersangkutan.
"Jadi bukan karena dia Golkar, nggak ada urusannya dengan partai," tandas pria yang saat ini menjabat Menkum HAM ini.
(lh/nrl)











































