"Yang diperlukan Golkar saat ini adalah semangat kelompok. Bagusnya dia jadi oposisi," ujar pengamat politik Yudi Latief dalam jumpa pers 'Jangan Rampas Demokrasi kami' di Rumah Makan Omah Sendok, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2009).
Β
Menurut Yudi, saat ini Golkar sudah kehilangan kemampuan untuk melakukan regenerasi. Tidak ada militansi untuk mengembangkan partai.
Kekalahan Golkar pada Pilpres harus menjadi refleksi bagi Golkar untuk melakukan pembenahan.
"Yang harus dipelajari bukan hanya leadership tetapi followership. Tidak ada pendidikan politik, jaringan-jaringan di bawah juga mengalami penuaan," ungkap Yudi.
Jika tidak ada pembenahan, jangan harap Golkar akan bisa menggolkan calonnya sebagai capres. Saat ini Golkar dinilai hanya menjadi partai yang memperjuangkan kepentingan elit saja.
"Problemnya selalu internal, selalu merupakan kontestasi elit-elitnya dalam partai," tutupnya.
(rdf/iy)











































