"Saya agak bingung lihat kondisi Golkar. Kalau dulu kita tahu itu klik ke anu, sekarang mereka pecah. Jadi apa betul mereka gabung ke SBY, kalau saya lihat lebih ke orangnya saja. Kalau institusi, kayaknya nggak mau," jelas pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Zulfikar Ghazali saat berbincang dengan detikcom minggu malam (12/7/2009).
Menurut Ghazali, pihak yang mendekat kepada SBY nantinya adalah para elit Golkar yang memiliki kepentingan terhadap dirinya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Zulfikar melanjutkan, SBY juga tidak akan meminta kepada Golkar secara institusi untuk bergabung. "Kalau SBY kan juga nggak meminta ke Golkar, tapi ke pribadi-pribadinya," jelasnya.
Bagaimanapun, saat ini yang terpenting bagi Golkar adalah melakukan pembenahan internal partai. "Kadang-kadang Golkar tampak kayak zebra dan kadang-kadang kayak harimau. Blentang-blentong. Kita nggak tahu tampaknya apa sekarang. Paling aman, introspeksi dan perbaiki kondisi partai," ujar Zulfikar.
(amd/nrl)











































