"Oposisi yang kita pahami adalah oposisi yang kritis dan konstruktif. Kita benar-benar mengawasi, tetapi kita juga siap mendukung jika kebijakannya benar. Oposisi loyal bahasanya Arbi Sanit," kata Rully kepada detikcom, Minggu (12/7/2009).
Menurut Rully, komitmen oposisi loyal yang dipahami tidak mengasumsikan penjatuhan terhadap pemerintah yang ada. Selama ini oposisi hanya diartikan asal berbeda dengan pemerintah. Karena itu pola pemahaman seperti ini harus diubah agar perspektifnya lebih banyak.
"Oposisi yang saya maksud tidak asal hantam, tetapi benar-benar kita sebagai penyeimbang yang sehat. Tidak ada niat menjatuhkan karena semangatnya bagaimana mendorong kebijakan pemerintah agar rakyat mendapatakan kesejahteraan lebih," paparnya.
Sebelumnya diberitakan DPP Partai Golkar akan segera bersikap setelah keok dalam Pilpres 8 Juli kemarin. DPP Golkar akan menggelar rapat pleno untuk memutuskan sikap politik termasuk membahas isu-isu panas lainnya pada Senin (13/7/2009).
(yid/nwk)











































