Namun mau tidak mau, SBY harus mengakomodir parpol-parpol tersebut. Alasannya, bukan kontrak politik melainkan untuk keberlangsungan pemerintahan ke depan.
"Nggak mungkin SBY nggak mengakomodir parpol, masak mau jalan sendiri di pemerintahan. SBY butuh parpol untuk koalisi di parlemen untuk mendukung kebijakannya," kata pengamat politik Qodhari kepada detikcom, Sabtu (11/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya 60:40 persen, 60 persen untuk menteri ahli dan 40 persen untuk menteri partai. Itu bisa semua parpol dapat jatah," kata Qodhari.
Sebelumnya diberitakan, PKS selaku parpol pendukung SBY telah menyiapkan 8 nama untuk menteri yang bakal dipilih SBY. Namun kabar itu dibantah oleh Ketua DPP PD Ahmad Mubarok. Menurutnya, tidak ada parpol yang mengajukan nama kepada SBY untuk dijadikan menteri.
(ken/djo)










































