"Golkar kan tidak pernah jadi oposisi, ada baiknya jika SBY memberi ruang untuk Golkar untuk menjadi pengontrol pemerintah," kata pengamat politik M Qodhari saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/7/2009).
Sebagai pengganti Golkar, kata Qodhari, SBY bisa menarik PDIP dalam koalisi parpol pendukungnya. Dalam pemerintahan, SBY dinilai membutuhkan partai berlambang banteng itu.
"PDIP kan nasionalis dan ada berbagai unsur seperti keagamaan dan sosial. SBY akan butuh PDIP," kata pria yang menjadi dosen di Universitas Indonesia itu.
Tim kampanye nasional JK-Wiranto, Fahmi Idris sebelumnya mengatakan, tidak ada pilihan lain untuk Golkar selain merapat ke SBY. Jika menjadi oposisi, partai yang didominasi warna kuning itu akan linglung karena tidak berpengalaman.
(ken/aan)











































