Dukungan DPD Kepada Ical Murni Tanpa Uang

Berebut Kursi Ketum Golkar

Dukungan DPD Kepada Ical Murni Tanpa Uang

- detikNews
Jumat, 10 Jul 2009 17:53 WIB
Dukungan DPD Kepada Ical Murni Tanpa Uang
Jakarta - Aburizal Bakrie diklaim didukung hampir 500 DPD I dan II Partai Golkar untuk menjadi Ketua Umum Golkar kandidat kuat pengganti Jusuf Kalla (JK). Tak ada politik uang dan dukungan SBY dalam penggalangan dukungan ini.

Demikian disampaikan Ketua DPD I Sulawesi Tenggara Golkar Ridwan Bae usai bertemu dengan JK di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).

"Kami, Golkar tidak ada keterkaitan dengan pemerintah. Bahwa secara tidak langsung ada keterkaitan. Tapi dalam persoalan untuk melahirkan figur bagi Golkar, tidak," jelas Ridwan ketika ditanya apakah ada dukungan SBY untuk menggalang Ical sebagai kandidat Ketua Umum Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ridwan menambahkan dia bicara dalam konteks sebagai orang Golkar. Dan tidak ada orang di luar Golkar yang intervensi dalam penggalangan dukungan bagi Ical. "Saya tidak melihat ada orang luar dan saya meyakini pemerintah, dalam hal ini Pak SBY, tidak campur tangan dalam persoalan Bang Ical atau tidak Bang Ical (kandidat ketum Golkar)," tegasnya.

Ketika ditanya tentang kemungkinan adanya politik uang kepada para DPD I dan II itu, Ridwan membantahnya. Malah Ridwan mengatakan kendati Ical belum pernah turun ke bawah, para pengurus DPD I dan II lah yang sering datang mengunjungi Ical. Dukungan itu dikatakan dia adalah spontanitas.

"Susah kalau selalu diarahkan ke money politik. Money politic itu dari mana sumbernya. Bang Ical tidak mendatangi mereka. Mereka datang sendiri," tukasnya.

Ical, imbuhnya hanya menjanjikan program-program kesejahteraan rakyat, kemajuan partai ke depan.  "Hanya pada sudut itu. Saya Ketua DPD I Sulawesi Tenggara dengan sejumlah ketua DPD pernah ketemu, tidak pernah ada tawaran seperti itu kepada kami," katanya.

Ridwan juga mengatakan tak sempat membicarakan tentang dukungan kepada Ical ini kepada JK. Saat ditegaskan soal konsolidasi DPD lebih fokus untuk pemenangan Ical dalam Munas daripada memenangkan JK dalam Pilpres, Ridwan menjawab diplomatis.

"Yang tersisa. Yang memenangkan JK ada. Tapi dalam persoalan-persoalan, Ical juga ada," jawabnya.

(nwk/yid)


Berita Terkait