"Tidak salah jika Partai Demokrat (PD) ingin pimpinan palemen dari partai pemenang pemilu. Tapi menurut saya ketua DPR harus yang terbaik di antara yang terbaik. Jadi kalau calon dari PD tidak kompeten kenapa tidak calon dari PKS yang kita dukung, jika itu lebih qualified," kata anggota FPG Syamsul Bahri dalam sebuah diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2009).
Hal senada diungkapkan anggota DPR dari PDIP Arya Bima. Menurut Arya, pimpinan DPR harus mengetahui fungsi, tugas dan wewenang lembaga itu. Hal ini penting karena selama ini lembaga itu sudah tercoreng di mata masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Syarif Hasan dari PD, menyangkal pendapat itu. Menurutnya selama ini partai pemenang pemilu akan mendapat jatah ketua parlemen. Hal ini adalah bentuk apresiasi sebagai partai pemenang.
"Kebetulan yang menang saat ini Partai Demokrat jadi pantas menjadi ketua parlemen. Kalau misalnya tahun 2014 PKS yang menang ya dia berhak jadi ketua parlemen, demikian juga bagi PDIP dan Golkar," katanya.
(nal/iy)











































