"Persoalannya sebetulnya ada gerakan lain yang memanfaatkan momentum pemungutan suara agar kita yang disalahkan," ujar Hafiz seusai salat Jumat, di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).
Pihak-pihak ini, lanjut Hafiz, ingin mengacaukan keamanan warga Papua dengan memanfaatkan situasi panas pemilu. Hafiz yakin ini diluar persoalan pilpres. "Mempengaruhi pemungutan suara untuk mengacau, yang kacau bukan pemilu," jelas Hafiz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hafiz, keseluruhan tahapan pilpres berjalan lancar. Kalaupun ada kejadian serupa bukan dikarenakan isu pilpres. "Secara keseluruhan pemilu kita lancar, lebih cepat malah," tegasnya.
H+2, Warga Yahokimo Belum Nyontreng
Dua hari setelah pilpres 2009 digelar, sebagian masyarakat Papua belum juga memilih capres jagoannya. "Sampai hari ini belum, sampai sekarang masih 40 TPS dari tiga distrik di Kabupaten Yahukimo belum mencontreng," kata anggota KPU Syamsul Bachri.
Syamsul kembali mengeluhkan kondisi alam yang tidak memungkinkan untuk distribusi logistik pemilu. "Kondisi alamnya sulit ditebak, tim kami disana berusaha keras mengirim logistik kesana," keluh Syamsul.
(van/yid)











































