"Saya saksikan beliau biasa saja karena saya tahu beliau seorang negarawan, seorang muslim yang sangat menyakini bahwa ada yang disebut takdir ilahi," kata Din usai bertemu JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (10/7/2009).
Din mengatakan, bagi JK, kalah dan menang dalam sebuah kompetisi adalah hal yang biasa. "Hidup adalah bagaikan roda pedati, kadang di atas dan kadang di bawah," kata Din.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua menunggu hasil KPU sebagai referensi hasil resmi," jawabnya.
(ken/iy)











































