Hingga pukul 00.00 WIB, Jumat (10/7/2009), rapat pleno DPP PAN yang digelar di rumah PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, belum berakhir. Rapat pleno ini dipimpin Sekjen DPP PAN Zulkifli Hasan dan sejumlah ketua DPP.
Dalam rapat pleno yang kabarnya berlangsung cukup alot, ada keinginan dari pengurus DPP PAN untuk mendorong KLB. "Ada yang menginginkan KLB digelar 15 Juli 2009 di Bali," kata sumber detikcom di DPP PAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhadap keinginan percepatan KLB, para pengurus PAN sempat menghubungi SB yang masih berada di Singapura. SB diberitahu bahwa rapat pleno akan memutuskan KLB PAN. Namun, SB menolak secara halus rencana itu dan meminta DPP PAN tidak membuat keputusan penting sebelum dirinya pulang.
Dari Singapura, SB mengirimkan surat kepada para pimpinan rapat harian DPP PAN tentang penolakan itu. Isi surat yang dikirim melalui SMS itu sebagai berikut:
Kepada Yth
Pimpinan Rapat Harian/anggota Pimpinan Harian DPP PAN
Assalamualaikum Wr Wb
- Saya mohon maaf tidak bisa mengikuti Rapat Harian, Kamis (9/7/2009), karena belum pulih dari operasi sinusitis yang baru saya jalani.
- Untuk memutuskan hal-hal penting yang menyangkut masa depan partai, saya mohon agar ditunda hingga saya pulih dan bisa ikut memutuskan.
Demikian untuk diindahkan dan dimaklumi.
Wassalam
Ttd
Soetrisno Bachir
Sebenarnya rapat harian DPP PAN dihadiri dua kubu, yaitu kubu Hatta Rajasa dan kubu SB. Namun, pendukung SB kalah banyak sehingga usulan agar KLB PAN bisa digelar pada 15 Juli 2009 semakin menguat.
(Rez/sho)











































