Saat berbicara via telepon dengan JK, SBY sedang hendak memberikan keterangan pers kepada wartawan di pendopo kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Kamis (9/7/2009) malam. Pembicaraan dilakukan tanpa loudspeaker sehingga suara JK tidak bisa didengar wartawan. Berikut kutipan pembicaraan SBY.
"Apa kabar Pak Jusuf?" sapa SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih terima kasih," kata SBY.
(JK bersuara)
"Ini sebagaimana kita bicarakan berdua dulu, meskipun kompetisi bisa keras, tapi tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi. Kita berdua sama-sama memberikan contoh bahwa hubungan tetap terjalin," sahut SBY.
(JK bersuara)
"Tim kita tetap menjalankan tugas. Dan setelah ini kita bersama-sama bekerja sama melangkah ke depan. Sejarah mencatat jasa Pak Jusuf besar sekali bagi bangsa dan negara. Mari teruskan amanah bagi kita berdua dan Insyaallah ke depan ada jalan yang baik bagi kebersamaan kita. Negara masih membutuhkan Pak Jusuf. Apapun nanti peran Pak Jusuf, kami senang sekali Pak Jusuf bersedia meneruskan darma baktinya bagi negara. Insyaallah kita bicarakan lagi nanti," tutup SBY. (sho/sho)











































