LSI: Partisipasi Pemilih di Pilpres Relatif Tinggi

LSI: Partisipasi Pemilih di Pilpres Relatif Tinggi

- detikNews
Kamis, 09 Jul 2009 17:23 WIB
LSI: Partisipasi Pemilih di Pilpres Relatif Tinggi
Jakarta - Tingkat partisipasi politik di pemilihan presiden 2009 kemarin lebih baik dibanding pemilihan legislatif. Ada beberapa hal yang membuat rakyat cenderung aktif di Pilpres dibanding Pileg.

Demikian hasil penilaian yang disampaikan peneliti senior Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat dihubungi, Kamis (9/7/2009).

Pileg lalu yang diikuti 43 parpol, dinilai Burhanuddin terlampau banyak. Terlebih lagi dengan aturan teknis yang rumit dalam pencontrengan.

"Masyarakat sudah apatis," katanya.

Untuk pilpres 8 Juli kemarin, masyarakat dinilai sudah lebih mengenal siapa jagoannya. Terbukti, partisipasi pemilih di Pilpres lebih tinggi dibanding Pileg. Pilpres kemarin LSI mencatat tingkat partisipasi yang mencapai 72,59 persen.

"Ada peningkatan partisipasi dibanding pileg, tapi tidak terlalu banyak," katanya.

Hampir seluruh masyarakat sudah mengenal siapa capres Megawati, SBY, dan JK. Tentu jauh lebih mudah mengingat figur capres dibandingkan logo partai. Inilah yang membuat antusiasme pemilih sedikit terbantu dalam pilpres.

Burhanuddin tidak melihat putusan MK yang memperbolehkan digunakan KTP sebagai identitas pencontrengan, membantu meningkatkan partisipasi. Selain sangat mepet waktunya, putusan itu juga dikuti aturan KPU yang ketat.

Meski angka Golput kurang dari 30 persen, Burhanuddin mewanti-wanti adanya perbaikan sistem politik. Pasalnya, suara dua kandidat dikalahkan oleh Golput.

"Beruntung pemenang quick count tidak dikalahkan suara Golput," tutupnya.

(mok/djo)


Berita Terkait