"Bukan Munaslub, tapi Munas. Munaslub itu baru isu sudah ada sejak awal sejak Pak JK mencalonkan diri," ujar Yuddy.
Hal ini dikatakan Yuddy usai mengikuti pertemuan dengan sejumlah pejabat daerah DPP Golkar di Posko Slipi II, Jl Ki Mangun Sarkoro, Jakarta, Kamis (9/7/2009).
Pertemuan ini dihadiri juga oleh Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum Agung Laksono, Sekjen Soemarsono, anggota Dewan Penasihat Fahmi Idris dan sejumlah fungsionaris lainnya.
Menurut politisi muda ini, paling cepat Munas Golkar akan diadakan bulan Oktober mendatang. Sebelumnya, Golkar juga akan melaksanakan rapimnas terlebih dahulu untuk menentukan tanggal pelaksanaan Munas.
"Dalam rapimnas akan ditentukan jadwal pelaksanaan Munas," katanya.
Yuddy menjelaskan, Munaslub harus didukung oleh 50+1 dari DPD 1. Sebuah DPD tingkat 1 juga harus mendapat dukungan dari 50+1 DPD II dalam suatu musyawarah daerah.
"Jadi tidak mudah untuk mendesak Munaslub, waktunya akan membutuhkan 3 bulan, jadi sama saja dengan Munas," pungkasnya.
(mok/iy)











































