Ketua KPU Ingatkan Kerawanan Rekapitulasi Suara di Kecamatan

Ketua KPU Ingatkan Kerawanan Rekapitulasi Suara di Kecamatan

- detikNews
Kamis, 09 Jul 2009 13:12 WIB
Ketua KPU Ingatkan Kerawanan Rekapitulasi Suara di Kecamatan
Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Abdul Hafiz Anshary meminta Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) berhati-hati merekapitulasi hasil suara pilpres. Hafiz menengarai di tingkat itu rawan terjadi manipulasi suara.

"Berdasarkan pengalaman pileg kemarin, rekapitulasi di kecamatan itu paling rawan," kata Hafiz saat ditemui wartawan di kantornya, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2009).

Hafiz kemudian mencontohkan beberapa temuan serupa yang dilaporkan kepada KPU dalam Pileg 9 April lalu. Petugas PPK pun diharapnya tidak bertindak ceroboh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya waktu pileg, satu peserta pemilu dapat 557 suara, petugas PPK diminta untuk menambah angka enam di depan perolehan suara, sehingga suaranya menjadi 6.557. Untung petugas menolak," kata Hafiz sembari tertawa.

Hafiz mengakui, praktek manipulasi berawal dari beberapa oknum yang mencoba mengintimidasi petugas. Hafiz meminta PPK mewaspadai hal semacam ini.

"Intimidasi itu diarahkan kepada petugas yang melakukan rekapitulasi," ujar Hafiz.

(van/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini