Sayangnya, Mega-JK tersebut hanya tokoh pura-pura yang dibawa pengunjuk rasa. Demonstran berunjuk rasa dengan topeng Mega-JK dan menyerukan keduanya untuk menerima hasil pemilu.
"Capres/cawapres untuk menerima dan menghormati hasil pilpres, bertindak sebagai negarawan sejati," desak salah satu kordinator aksi, Andrianto, di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (9/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
200 Pendemo yang tergabung dalam Komite Aksi Masyarakat Pendukung Amanat Konstitusi tersebut berjalan tertib. Arus lalu lintas dari Semanggi menuju Thamrin tidak tersendat. Setelah berorasi sekitar 30 menit meneriakkan yel-yel untuk menerima hasil piplres pendemo bubar dengan sendirinya.
(Ari/nrl)











































